185 Dildo China Disita BPOM October 17, 2009
Posted by Seto in News.Tags: China, Dildo
trackback
JAKARTA – Badan pengawas obat dan makanan, (BPOM) Kamis (17/9/2009) menggrebek sebuah rumah yang dijadikan sebagai gudang penyimpanan obat kuat dan alat bantu seks, di jalan Villa Kapuk Mas Blok F 2 no 30 Rt13/05 Kapuk Muara Penjaringan, Jakarta Utara. Dalam razia tersebut, petugas menyita 185 Dildo, alat getar dan 315 karton, berisi ribuan obat kuat dan alat bantu seks.
Sebuah rumah di komplek Villa Kapuk Mas Blok F no 2, Kapuk Muara Penjaringan Jakarta Utara yang dijadikan sebagai gudang penyimpanan ribuan obat kuat, dan alat bantu seks. digrebek petugas dari BPOM.
Petugas menggrebek tempat usaha yang dimiliki Angga, lantaran obat – obat kuat dan alat bantu seks yang berasal dari Cina, Taiwan, Thailand, Korea dan Malaysia tersebut, tidak memiliki izin edar dari BPOM. Selain itu diantara ribuan obat kuat yang disita itu, termasuk jenis kategori obat keras yang harus memiliki resep dokter.
Angga, pemilik barang – barang tersebut diketahui baru seminggu keluar dari penjara dengan kasus yang sama, dan modus yang digunakan selalu berpindah – pindah tempat.
Selain menggrebek gudang di villa Kapuk Mas, petugas BPOM juga menggrebek gudang milik Angga di ITC Mangga Dua.
Sementara itu Angga sendiri mengaku, telah menggeluti bisnis ini sejak dua tahun yang lalu, dengan omset ratusan juta rupiah. Obat kuat dan alat bantu seksnya sendiri, rencananya akan diedarkan di Jabodetabek.
Akibat perbuatannya, pelaku terancam dijerat dengan UU Kesehatan, dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara dan denda sebesar Rp 140 juta.
Selain menyita obat, dan alat bantu seks, petugas BPOM juga menyegel gudang tersebut, guna penyidikan lebih lanjut.

Comments»
No comments yet — be the first.